"Jika Prabowo ingin menghilangkan kaum oposisi seperti itu, maka Prabowo nantinya akan terjebak dengan budaya otoritarianisme. Untuk menghindari itu, Prabowo harus segera menunjuk hidung siapa kelompok tersebut," katanya.
Selanjutnya Syahganda, yang merupakan pendiri kelompok oposisi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) juga mengapresiasi Susilo Bambang Yudhoyono yang mengingatkan Prabowo, beberapa hari lalu, agar tetap terbuka pada kritik dari masyarakat. Sebab, dengan berkembangnya oposisi, fungsi kontrol sosial yang hilang akan diisi oleh kalangan civil society.
(Khafid Mardiyansyah)