Serangan Jarak Jauh ke Rusia, Pengamat: Sudah Terlambat Ubah Arah Perang Ukraina

Angkasa Yudhistira, Jurnalis
Selasa 19 November 2024 00:04 WIB
Kondisi di sebuah wilayah Ukraina usai diserang Rusia (Foto : Reuters)
Share :

Rusia mengatakan Ukraina tidak dapat menembakkan rudal ke sasaran di wilayah Rusia tanpa bantuan langsung dari sekutu NATO, dan menyebutnya sebagai eskalasi besar. Pada hari Senin, Kremlin mengatakan keputusan seperti itu berarti Amerika Serikat terlibat langsung dalam konflik tersebut.
Serangan pertama Ukraina mungkin akan terjadi dalam beberapa hari mendatang dan kemungkinan akan dilakukan dengan menggunakan roket ATACMS, yang memiliki jangkauan hingga 190 mil (306 km), menurut laporan Reuters.

Seorang pejabat pusat pertahanan Eropa mengatakan kepada Reuters bahwa serangan tersebut akan memberi Kyiv peluang lebih besar untuk mempertahankan diri dari serangan udara, namun tidak akan memberikan dampak positif pada konflik yang menguntungkan Ukraina.
Rusia telah memindahkan banyak aset udaranya di luar jangkauan senjata Barat di Ukraina, kata pejabat itu, meskipun jangkauannya akan mencakup wilayah Kursk yang diduduki Ukraina.

Menteri Luar Negeri Lituania Gabrielius Landsbergis mengatakan dia "belum membuka sampanye" karena tidak diketahui berapa banyak roket yang dimiliki Ukraina dan apakah cukup untuk menghantam medan perang.
Keputusan untuk mengizinkan serangan hanya setelah berbulan-bulan lobi Ukraina mengikuti pola yang berulang sepanjang perang ketika pemerintahan Biden mencoba menyeimbangkan dukungannya terhadap Ukraina dengan kekhawatiran akan eskalasi.

Sebelumnya, Washington bimbang selama berbulan-bulan sebelum menyetujui pemberian rudal, tank, dan pesawat jarak jauh kepada Ukraina.
Beberapa analis militer mengatakan penundaan tersebut memberi Moskow waktu untuk pulih dari kegagalan awal dan memperkuat pertahanan wilayah yang diduduki, sehingga berkontribusi terhadap kegagalan serangan balasan besar Ukraina tahun lalu.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya