JAKARTA - Kapusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta, M Yohan mengatakan, ribuan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman mengingat tempat tinggalnya saat ini masih terendam banjir imbas luapan Kali Ciliwung. Ribuan pengungsi tersebar di sejumlah titik di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
"Total 1.229 yang mengungsi," kata Yohan dalam keterangannya, Senin (3/3/2025).
Yohan merinci lokasi pengungsian para warga terdampak banjir kiriman luapan Ciliwung diantaranya SDN Kampung Melayu 01/02 (30 Jiwa), Masjid Jami Miftahul Huda (181 Jiwa), RPTRA RT.10/11 (17 Jiwa), Aula Kelurahan Bidara Cina (21 Jiwa), Masjid Abrol RT.12/11 (26 Jiwa), SKKT RT.6,13 /11 (20 Jiwa), Majlis Ta'lim masjid Abrol RT 10/11 (24 Jiwa), Musholla Al Ishlah (30 Jiwa), Ruko - Ruko Pinggir Jalan (130 Jiwa) dan di Kelurahan Pejaten Timur di SDN 22 (450 Jiwa) serta SMPN 46 (300 Jiwa).
Yohan mengatakan, puluhan RT di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan masih terendam banjir meski berangsur surut. Adapun ketinggian banjir kisaran 100-170 centimeter.
"Update pukul 19.00 WIB, BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 29 RT," ucapnya.
Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:
Jakarta Selatan terdapat 14 RT yang terdiri dari:
- Kel. Pengadegan
* Jumlah: 1 RT
* Ketinggian: 80 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Rawajati
* Jumlah: 5 RT
* Ketinggian: 100 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung