Viral! Pegawai Kejagung Ngamuk Bawa Senpi Gegara Parkir di Jalan

Riyan Rizki Roshali, Jurnalis
Jum'at 08 Agustus 2025 16:44 WIB
Penembakan (foto: freepik)
Share :

JAKARTA – Viral di media sosial video perselisihan antara dua pengendara di Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Kamis 31 Juli 2025 lalu.

Dalam video, terlihat seorang pria mengenakan kaus lengan pendek dan celana pendek hitam tampak naik pitam kepada perekam video. Ia sempat mengaku sebagai aparat dan menyatakan dirinya membawa senjata.

"Pegang pistol ya, pegang pistol," ujar perekam video.

"Iya, saya aparat," jawab pria tersebut.

Perekam kemudian mengarahkan kamera ke wajah pria itu dan menyoroti mobil hitam yang terparkir di tepi jalan.

"Waduh, lihat mukanya," ucap perekam.

"Terus mau apa kamu?" sahut pria tersebut.

"Parkir di tengah jalan ya," lanjut si perekam sambil menyorot kendaraan SUV warna hitam.

"Emang kenapa di tengah jalan?" balas pria itu sambil memukul ponsel yang digunakan merekam.

 

Sementara itu, Kapolsek Pondok Aren, Kompol Anne Rose Asrippina, menyampaikan bahwa pihaknya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mendapatkan keterangan yang lebih jelas.

“Dari hasil penyelidikan kami, diperoleh identitas awal kedua pihak yang terlibat, masing-masing berinisial MR (24), perekam video, dan S (61), pemilik kendaraan Mitsubishi Pajero Sport,” kata Anne, Jumat (8/8/2025).

Menurutnya, pemicu perselisihan adalah karena kendaraan milik S sedikit mengambil badan jalan, yang mempersempit akses kendaraan lain dan memicu ketegangan. Setelah memanggil kedua pihak, Polsek Pondok Aren memfasilitasi mediasi untuk menyelesaikan masalah secara damai. 
Terkait dugaan kepemilikan senjata api (senpi) oleh pria yang mengaku aparat, Kapolsek memastikan bahwa senjata tersebut adalah senjata dinas.

 

“Dari hasil penyelidikan, kami memastikan bahwa senpi yang dibawa adalah senjata dinas. Saudara S saat ini berdinas di Kejaksaan Agung Republik Indonesia,” ujar Anne.

Ia menambahkan, bahwa kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

“Alhamdulillah, malam ini kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah, mufakat, dan kekeluargaan,” tutupnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya