Nadiem pun langsung dibawa ke ruang transit tahanan yang mengarah ke ruang bawah tanah (rubanah). Sesi wawancara, pada akhirnya tidak menghadirkan Nadiem di sisi kuasa hukum.
Sebagai informasi, Nadiem didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp2,1 triliun dalam pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun 2020-2022.
Angka ini berasal dari Rp1,5 triliun (Rp 1.567.888.662.716,74) yakni angka kemahalan harga Chromebook.