"Jadi terus terang saja saya melihat memang kebersamaan perkumpulan yang telah diputuskan dengan logo kepalan tangan bersatu di belakang ini terbentuklah Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR)," ujar OSO.
"Ini satu kekuatan yang mewakili rakyat yang 17 juta suaranya tidak terakomodir. Dan jangan main-main dengan 17 juta itu. Kalau orang punya perasaan punya hati pasti dia gak rela suaranya hilang sampai 17 juta ini," tegasnya.
Kendati demikian, OSO mengatakan, pihaknya tak akan memperjuangkan belasan juta suara rakyat dengan cara kekerasan. "Tidak akan melakukan kegiatan-kegiatan makar, tapi konstitusional yang dilakukan oleh partai-partai yang bergabung ini," ucap OSO.
"Partai-partai yang bergabung ini adalah partai bermarwah, partai yang punya harga diri untuk memperjuangkan semua kepentingan rakyat. Jadi kita sama, semuanya ingin mencapai sesuatu dengan tulus ikhlas bagaimana agar demokrasi dijalankan secara benar. Jadi jangan ada dusta, hai penjahat-penjahat dusta itu. Penjahat demokrasi itu harus tidak ada di arah," pungkasnya.
(Rahman Asmardika)