Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia Iran (HRANA), kelompok yang berbasis di Amerika Serikat (AS), mengungkap jumlah korban tersebut dihitung selama demonstrasi yang berlangsung selama 11 hari.
Dari total korban tewas, 34 orang adalah demonstran dan 4 personel pasukan keamanan. HRANA juga mengungkap demonstrasi berlangsung di 348 lokasi, menyebabkan puluhan orang luka dan 2.217 orang ditahan.
Menurut laporan tersebut, sebagian besar luka disebabkan oleh tembakan peluru karet dan peluru plastik. Pemerintah Iran belum mengeluarkan pernyataan mengenai korban tewas atau luka-luka.
(Arief Setyadi )