Ia menambahkan, penerapan peraturan baris-berbaris (PBB) turut membentuk kebiasaan disiplin para siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Sehingga bukan hanya belajar di kelas, tetapi juga belajar di lingkungan sekitar. Bagaimana kita hidup dan bagaimana kita disiplin dalam melakukan segala hal,” jelas Abraham.
Abraham mengaku bangga menjadi bagian dari SMA Taruna Nusantara, mengingat proses seleksi masuknya yang ketat dan kompetitif. Dari puluhan peserta seleksi di daerahnya, hanya sebagian kecil yang dinyatakan lolos.
“Ketika saya diterima, saya merasa sangat bangga karena saya terpilih dari ribuan orang yang mendaftar,” tuturnya.
Ke depan, Abraham bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Bandung (ITB) dan berkontribusi bagi bangsa. Ia pun berharap Prabowo terus menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan nasional.
“Harapan saya, Pak Prabowo dapat terus menjadikan pendidikan sebagai instrumen utama dalam memperbaiki segala hal, khususnya SDM kita, sehingga kita dapat mencapai Indonesia Emas,” katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)