Kilas Balik Peristiwa 17 Januari: Gempa Dahsyat di Jepang hingga Pengaktifan 'Jam Kiamat'

Arief Setyadi , Jurnalis
Sabtu 17 Januari 2026 07:03 WIB
Jam Kiamat (Foto: Ilustrasi/BBC)
Share :

Pada 17 Januari 1995, Jepang diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 yang melanda wilayah Hanshin dan Pulau Awaji sekitar pukul 05.46 waktu setempat. 

Gempa yang kemudian dikenal sebagai Gempa Besar Hanshin-Awaji ini menewaskan sedikitnya 6.433 orang dan menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai 100 miliar dolar Amerika Serikat.

Gempa tersebut berpusat di bagian utara Pulau Awaji dan dipicu aktivitas tiga lempeng tektonik besar, yakni Lempeng Filipina, Pasifik, dan Eurasia. Kota Kobe menjadi salah satu wilayah yang mengalami kerusakan paling parah. 

Hingga kini, setiap 17 Januari diperingati di Kobe dengan berbagai kegiatan untuk mengenang para korban.

- Jam Kiamat Diaktifkan 

Jam Kiamat (Doomsday Clock) merupakan simbol peringatan yang menggambarkan seberapa dekat dunia dengan kehancuran global. Jam ini dikelola oleh Science and Security Board sejak pertama kali diperkenalkan pada 1947.

Pada 17 Januari 2007, Jam Kiamat disetel menjadi pukul 23.55 atau lima menit menjelang tengah malam. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan sejumlah faktor global, seperti uji coba rudal Korea Utara, ambisi nuklir Iran, kebijakan senjata nuklir Amerika Serikat, serta ancaman perubahan iklim.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya