“Kebetulan waktu itu olahraga menjadi sektor yang Kerajaan Arab Saudi ingin kerja sama,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, ia juga diminta untuk menerangkan apa saja kegiatan dalam kunjungan kerja yang dimaksud. “Saat pertemuan itu tidak ada pembahasan spesifik tentang kuota,” ucapnya.
Ia mengungkapkan dalam kunjungan kerja tersebut bukan hanya membahas persoalan haji, tetapi juga investasi.
“Iya itu bagian (minta kuota haji tambahan), dan tidak hanya minta haji, sebelumnya ada IKN dan investasi juga,” tuturnya.
Dalam pemeriksaan ini, lanjut Dito, juga sempat disinggung perihal hubungannya dengan Fuad Hasan Masyhur yang merupakan bos Maktour Travel sekaligus mertuanya.
“Enggak ada, soal Maktour saya enggak ditanyakan, hanya bagaimana dengan Pak Fuad saja, sedikit, cuma satu pertanyaan,” ujarnya.