Agus menilai tindakan Aan merupakan contoh nyata empati antar-pengguna jalan yang patut diteladani. Ia berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar berani bertindak dalam situasi darurat dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Sementara itu, Aan menceritakan kronologi kejadian. Saat itu, dirinya berada di jalur dua, sedangkan mobil Panther melaju di jalur empat dengan jarak sekitar lima hingga enam kendaraan.
“Saya dengar benturan keras, terus mobil itu oleng ke kiri lalu ke kanan. Banyak yang klakson, tapi nggak ada respons,” kata Aan.
Melihat kondisi tersebut, Aan berpindah ke jalur tiga untuk mendekat dan mengamankan laju kendaraan. Ia bahkan menggunakan klakson truk wingbox miliknya yang lebih keras dengan harapan pengemudi Panther terbangun.
“Saya pakai klakson truk, siapa tahu bisa kebangun. Tapi tetap nggak ada respons. Akhirnya saya iringi sampai mobil berhenti,” ujarnya.