Ia menambahkan, hingga akhir Januari, intensitas hujan masih berada pada kategori hujan lebat dengan potensi curah hujan mencapai 50 hingga 100 milimeter per hari.
“Ini adalah kondisi di akhir bulan Januari ini di mana hujannya masih cukup tinggi atau hujan lebat 50 sampai 100 mm per hari,” ujarnya.
Lebih lanjut, Faisal menyampaikan bahwa musim kemarau di wilayah Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara diprediksi mulai memasuki fase puncak pada Mei. Pada periode tersebut, curah hujan akan terus berangsur menurun sejak Februari hingga April.
“Di Jawa, kondisinya saat ini masih cukup basah. Kemudian makin lama makin mengering, dan pada bulan Mei, Juni, dan Juli merupakan musim kering di daerah Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara,” jelasnya.