Keputusan Indonesia itu, ia menjelaskan, didasarkan pada kepentingan nasional yakni menjaga perdamaian dunia, khususnya lagi menjamin kemerdekaan dan kedaulatan Palestina.
“Kemerdekaan Palestina telah ada di pikiran setiap kita sejak lama,” ujarnya.
Di sisi lain, ia melanjutkan, selain Indonesia, ada beberapa negara muslim lainnya memutuskan masuk ke BoP.
Dalam peluncuran BoP di Davos, Swiss, 22 Januari 2026, dari 20 pemimpin negara, 13 di antaranya pemimpin negara muslim.
(Erha Aprili Ramadhoni)