“Proklamasi memang dibacakan di Jakarta, tetapi ujian kemerdekaan itu terjadi di Jawa Timur, di Surabaya. Rakyat Jawa Timur yang dipimpin para kiai dan ulama berhasil mempertahankan kemerdekaan melawan negara-negara besar pemenang Perang Dunia Kedua,” jelas Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo kembali mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Ia menegaskan perbedaan adalah hal wajar dalam demokrasi, tapi kerukunan harus tetap dijaga.
“Kita boleh bertanding, bersaing, berbeda, dan berdebat, tetapi di ujungnya semua pemimpin Indonesia harus rukun dan menjaga persatuan,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)