Meutya membagikan pengalamannya ketika dahulu terjun sebagai insan pers. Ketika itu, karya jurnalistik dapat dinikmati dan bersifat edukasi.
"Seperti dahulu saya nikmati berbagai karya jurnalistik tanpa banyak disrupsi, noise, karya jurnalis nikmat dibaca, mendidik, indah, bermanfaat ini kita rindukan dan jika hal baik muncul pemerintah harus bersihkan ranah digital bersama-sama," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )