Asia Tenggara–Jepang Cari Titik Temu Keamanan di Tengah Rivalitas Kekuatan Besar

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 11 Februari 2026 12:19 WIB
Dialog soal Keamanan Asia Tenggara–Jepang di Jakarta (foto: dok ist)
Share :

JAKARTA - Centre for International Relations Studies (CIReS) Universitas Indonesia, bekerja sama dengan Sasakawa Peace Foundation (SPF) menggelar dialog soal Keamanan Asia Tenggara–Jepang di Jakarta. Forum tersebut mempertemukan pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, akademisi, think tank, serta komunitas kebijakan sipil dan militer dari Jepang, Indonesia, Singapura, Filipina, dan Vietnam.

Direktur Unit Studi Keamanan dan Jepang–Amerika Serikat SPF, Yasuhiro Kawakami mengatakan, dialog ini dirancang untuk menjembatani perspektif kebijakan tingkat tinggi dengan keahlian para analis keamanan dari berbagai negara. 

"Dengan bertujuan memperdalam pemahaman bersama mengenai dinamika dan tantangan keamanan kawasan," kata Yasuhiro, Rabu (11/2/2026).

Sementara itu, Wakil Kepala BRIN, Amarulla Octavian, menekankan bahwa menghadapi tatanan dunia baru, kekuatan dan ketahanan ASEAN sangat bergantung pada persatuan, sentralitas kawasan, serta penguatan ketahanan domestik dalam merespons ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.

Senada dengan itu, Deputi Bidang Kajian Strategis Lemhannas RI, Ipung Purwadi, menegaskan arah sikap strategis kawasan dengan pesan “Bridge, Not Battleground.” Pesan tersebut menekankan pilihan Asia Tenggara untuk berperan sebagai penghubung kepentingan global, bukan menjadi arena pertarungan kekuatan besar.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya