PAPUA TENGAH - Pembakaran rumah dan kantor pemerintahan terjadi di Kampung Mauka, Distrik Kapiraya Atas, Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah. Peristiwa diduga berkaitan dengan ketegangan kelompok masyarakat Suku Mee dari Kabupaten Deiyai dan Suku Kamoro asal Kabupaten Mimika.
Sebanyak 35 personel gabungan dari BKO Polres Mimika bersama Brimob Batalyon B Pelopor disiagakan di safe house wilayah perbatasan Kapiraya-Mododagi. Pasukan dipimpin Kabag Ops Polres Mimika AKP Hendri Alfredo Korwa.
‘’Kami memastikan situasi terkendali meski pengamanan tetap diperketat," ujar AKP Hendri dikutip Sabtu (14/2/2025).
Hendri memastikan, meski sejumlah bangunan terbakar, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut
Bangunan yang terbakar meliputi Polsubsektor Kapiraya Polres Deiyai Polda Papua Tengah, Kantor Distrik Kapiraya Atas serta 18 unit rumah semipermanen milik warga Kampung Mauka.
Kerusakan tersebut diperkirakan cukup signifikan dan berdampak terhadap aktivitas pelayanan pemerintahan di wilayah tersebut.
Jajaran Polres Mimika langsung melaksanakan apel konsolidasi sebelum menuju lokasi untuk melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan adanya aksi balasan serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.