JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal turunnya skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) atau Corruption Perception Index (CPI) tahun 2025 yang dikeluarkan Transparency International Indonesia (TII). Diketahui, IPK Indonesia turun dari 37 pada 2024 menjadi 34 pada 2025.
Mensesneg mengaku merasa prihatin melihat data yang telah dirilis tersebut. Pasalnya, pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto tengah menggencarkan agenda pemberantasan korupsi.
"Sekali lagi kita pertama tentu prihatin dan itu memang pekerjaan rumah kita bersama-sama," kata Mensesneg di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Ia menyadari perilaku rasuah ini cukup sulit diberantas lantaran merupakan persoalan sistemik yang sudah terjadi sejak lama.
Kendati demikian, dia memastikan pemerintah akan terus bekerja keras untuk membersihkan perilaku korupsi yang terjadi di bangsa ini.
"Dan itu memang yang harus kita terus, kita enggak boleh capek, enggak boleh lelah untuk bagaimana kita mengurangi semaksimal mungkin segala tindak pidana korupsi," ujarnya.
(Arief Setyadi )