Laporan tersebut tampaknya bertentangan dengan klaim Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (7/3/2026) bahwa Iran bertanggung jawab.
"Itu dilakukan oleh Iran," kata Trump kepada wartawan, sebagaimana dilansir Anadolu. "Mereka sangat tidak akurat dengan amunisi mereka."
Investigasi AS sedang berlangsung. Temuan Bellingcat selaras dengan beberapa analisis sebelumnya.
Wall Street Journal, mengutip seorang pejabat Amerika, melaporkan bahwa penyelidik militer AS percaya bahwa pasukan Amerika kemungkinan bertanggung jawab, meskipun belum ada kesimpulan akhir yang dicapai. Pejabat tersebut mengklaim ada indikasi bahwa bangunan itu telah digunakan sebagai markas Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
New York Times, berdasarkan citra satelit dan video geolokasi, menemukan bahwa sekolah tersebut dihantam pada waktu yang sama dengan serangan presisi di pangkalan angkatan laut IRGC yang berdekatan, dengan seorang mantan pejabat Angkatan Udara AS menyarankan penjelasan yang paling mungkin adalah "kesalahan identifikasi target."