Sedangkan soal penetapan tanggal berikutnya, Indonesia akan menjalin komunikasi lanjutan dengan negara-negara mitra. Namun dipastikan proses dialog mengenai tanggal KTT belum akan dibahas sebelum terjadi deeskalasi di kawasan Timur Tengah.
"Mengenai penetapan tanggal selanjutnya tentunya kita akan bicarakan secara lebih detail pada saatnya. Saat ini mungkin belum waktunya karena perkembangan yang masih terus berlangsung di wilayah Timur Tengah khususnya," pungkasnya.
Diketahui, Indonesia saat ini memegang keketuaan D-8 sejak 1 Januari 2026 dan akan menjalankan peran tersebut hingga akhir 2027. D-8 merupakan organisasi kerja sama ekonomi yang beranggotakan delapan negara berkembang, yakni Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Pakistan, Iran, Turki, Mesir, dan Nigeria.
Forum pertemuan para pemimpin negara anggota D-8 ini berfokus pada penguatan kerja sama ekonomi. Organisasi ini dibentuk pada tahun 1997 di Istanbul, Turki, dengan tujuan meningkatkan kerja sama ekonomi antarnegara berkembang.
(Arief Setyadi )