JAKARTA – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) memastikan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah Arab Saudi terkait perubahan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, yang dipicu perang terbuka antara Israel dan Iran yang juga melibatkan Amerika Serikat.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah mengatakan, hingga saat ini otoritas Saudi belum mengumumkan perubahan apa pun terkait penyelenggaraan ibadah haji.
“Betul, memang kemarin Kementerian Haji sudah menyampaikan bahwa Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi belum mengumumkan adanya perubahan terkait penyelenggaraan ibadah haji pada tahun 2026,” kata Heni di Gedung Kemlu, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Apabila terdapat perkembangan lebih lanjut, kata dia, informasi resmi akan disampaikan oleh otoritas terkait.
“Jadi untuk saat ini, kepada masyarakat, khususnya calon jemaah haji, diimbau untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi serta tetap merujuk pada informasi resmi dari pemerintah yang akan disampaikan secara berkala,” pungkasnya.
(Awaludin)