JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama mantan Presiden Megawati Soekarnoputri meresmikan Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan. Ruang terbuka hijau itu merupakan hasil integrasi tiga taman di Jakarta Selatan, yakni Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat.
"Jadi taman ini adalah untuk taman bersama, bukan tempat untuk tidur. Jadi kalau ada warga yang kemudian untuk tidur-tiduran dan sebagainya, ya tentunya ada sekuriti yang akan mengingatkan," ujar Pramono dikutip, Minggu (15/3/2026).
Adapun, beragam fasilitas olahraga dan rekreasi juga tersedia untuk menunjang aktivitas masyarakat. Di antaranya lapangan padel, lapangan multifungsi yang dapat digunakan untuk basket, tenis, maupun bulu tangkis, serta amphitheater untuk kegiatan komunitas dan pertunjukan.
“Dengan luas sekitar 5,6 hektare dan jogging track sepanjang 1,2 kilometer, taman ini diharapkan menjadi salah satu pilihan ruang publik bagi warga Jakarta untuk berolahraga maupun beraktivitas,” ujar Pramono.
Desain taman ini terinspirasi dari filosofi Sang Saka Merah Putih. Konsep tersebut diwujudkan melalui dua zona utama, yakni zona merah yang aktif dan dinamis serta zona putih yang tenang dan reflektif.
Kedua zona itu dihubungkan oleh jalur pedestrian, jembatan penghubung, serta ruang terbuka yang memungkinkan pengunjung menikmati taman secara menyeluruh.
Taman ini dilengkapi berbagai elemen vegetasi. Terdapat 12 jenis tanaman dengan total sekitar 285 pohon, termasuk sejumlah pohon langka seperti menteng, eboni, cempaka, dan kecapi.
Terkait pembangunan taman tersebut, Gubernur Pramono menegaskan bahwa proyek ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Pembangunan taman ini sepenuhnya merupakan hasil kerja sama dengan pihak swasta melalui mekanisme Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lokasi/Lahan (SP3L), sehingga tidak menggunakan dana APBD,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )