Kumpulkan 6 Menteri, Mensesneg Ungkap Pemerintah Siapkan Evaluasi Besar-besaran ASN

Achmad Al Fiqri, Jurnalis
Selasa 17 Maret 2026 14:44 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menggelar rapat bersama enam menteri dan satu wakil menteri Kabinet Merah Putih di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026). Rapat tersebut turut membahas evaluasi kepegawaian.

Adapun menteri yang turut hadir yakni Menteri PAN-RB Rini Widyantini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti-Saintek) Brian Yuliarto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Hadir pula Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan dan Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah.

“Ini adalah rapat tindak lanjut dari beberapa hari lalu. Kami juga telah melaksanakan rapat lintas kementerian sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden. Kita semua diminta untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap desain dan postur kepegawaian kita,” ungkap Prasetyo usai rapat.

Prasetyo mengatakan, para menteri diminta melakukan telaah terhadap postur kepegawaian dalam rangka penguatan organisasi guna menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Jadi rapat hari ini dihadiri Pak Mendagri, kemudian Menteri Dikti-Saintek yang bertanggung jawab terhadap talent pool nasional kita. Kemudian juga hadir Menteri Kelautan dan Perikanan yang memiliki program-program prioritas di kementeriannya,” tuturnya.

 

“Kemudian hadir Wamen Koperasi mewakili Menteri Koperasi, Direktur Utama Agrinas, serta Kepala dan Wakil Kepala BPS. Turut hadir pula Kepala BKN, Prof. Zudan, yang dalam hampir satu tahun terakhir kami minta untuk terus melakukan identifikasi terhadap desain kepegawaian nasional,” imbuhnya.

Selain itu, Prasetyo menyebut rapat turut dihadiri Mendikdasmen Abdul Mu'ti yang diminta menata ulang kebutuhan tenaga pendidik. Ada pula Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang diminta mendata kebutuhan tenaga kesehatan di daerah.

“Tadi beliau melaporkan bahwa dari sekitar 10.000 puskesmas, masih ada kurang lebih 4.000 yang belum memiliki tenaga medis, dokter, maupun dokter gigi. Terutama dokter gigi masih sangat kurang,” pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya