Tidak hanya itu, kelompok tersebut juga melakukan penyerangan terhadap pos pengamanan TNI di area PT Kristalin pada 21 Februari 2026 yang menyebabkan satu personel TNI dan satu warga sipil meninggal dunia serta perampasan tiga pucuk senjata api.
Selain aksi kekerasan bersenjata, kelompok tersebut juga diduga terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap seorang anggota kepolisian, yakni Bripda Kanza A. Mampioper, yang terjadi di Pasar Enarotali (PLN Lama), Kabupaten Paniai. Dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka pada dada kanan, luka sobek di bagian belakang kepala, serta luka pada telapak tangan kanan.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani, menegaskan aparat keamanan akan terus berupaya menjaga stabilitas keamanan di Papua dari berbagai ancaman kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata.
“Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Satgas Rajawali Mambri akan terus menjaga keamanan masyarakat serta memastikan situasi tetap kondusif dari berbagai aksi kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata,” ujar Faizal.
(Arief Setyadi )