Masjid Al Aqsa Ditutup saat Idul Fitri, Warga Palestina: Hari Paling Menyedihkan

Awaludin, Jurnalis
Jum'at 20 Maret 2026 19:15 WIB
Para jemaah berdoa di luar Kota Tua (Foto: Lorenzo Tondo/The Guardian)
Share :

Kesedihan Idul Fitri di Gaza

Di sisi lain, suasana Idul Fitri di Gaza juga dipenuhi kontras antara duka dan harapan. Di tengah kehancuran akibat konflik berkepanjangan, warga tetap berupaya merayakan hari raya dengan segala keterbatasan.

“Kegembiraan Idul Fitri tidak lengkap,” kata Sadeeqa Omar, seorang ibu yang mengungsi di Deir al-Balah.

Meski serangan tidak lagi seintens sebelumnya, ancaman masih membayangi. Warga menghadapi keterbatasan pangan, kehilangan tempat tinggal, hingga perpisahan dengan anggota keluarga.

Di kamp-kamp pengungsian, tradisi tetap dijaga meski sederhana. Aroma kue khas seperti kaek dan maamoul masih tercium dari dapur darurat, menjadi simbol kecil ketahanan di tengah krisis.

Pembukaan terbatas perbatasan Rafah memberi sedikit harapan dengan masuknya bantuan kemanusiaan, namun distribusinya belum merata.

Di balik perayaan yang sederhana, tersimpan duka mendalam. Banyak keluarga merayakan Idul Fitri tanpa orang-orang tercinta, menjadikan momen kemenangan ini terasa sunyi dan penuh kehilangan.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya