Mobilitas Lebaran Naik, LRT Jabodebek Catat Lonjakan Penumpang

Awaludin, Jurnalis
Selasa 24 Maret 2026 22:02 WIB
LRT (foto: dok ist)
Share :

JAKARTA - LRT Jabodebek mencatat peningkatan jumlah penumpang selama periode libur Lebaran 1447 Hijriah. Moda ini dimanfaatkan warga untuk perjalanan silaturahmi hingga mengunjungi sejumlah lokasi wisata di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.

Data operasional pada 21–23 Maret 2026 menunjukkan sejumlah stasiun dengan konektivitas tinggi menjadi titik paling ramai. Stasiun Dukuh Atas mencatat 30.086 penumpang naik dan 32.599 penumpang turun. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan stasiun lainnya.

Stasiun Harjamukti menyusul dengan 19.237 penumpang naik dan 19.330 turun. Sementara itu, Stasiun Cikoko mencatat 14.693 penumpang naik dan 13.891 turun, diikuti Bekasi Barat dengan 14.552 penumpang naik dan 15.366 turun.

Volume penumpang juga terlihat di Stasiun Jatimulya (11.132 naik, 11.156 turun) dan Stasiun TMII (8.679 naik, 8.346 turun). Adapun Stasiun Cawang, Jatibening Baru, Rasuna Said, dan Kampung Rambutan mencatat pergerakan penumpang yang relatif stabil.

Tingginya aktivitas di sejumlah stasiun tersebut berkaitan dengan posisi LRT Jabodebek yang terhubung dengan berbagai moda lain. Integrasi dengan KRL Commuter Line, MRT Jakarta, TransJakarta, hingga layanan kereta cepat mempermudah perpindahan antarmoda, terutama di titik-titik simpul seperti Dukuh Atas dan Cawang.

 

Selain itu, beberapa stasiun juga berada dekat dengan pusat aktivitas dan destinasi publik, seperti kawasan perkantoran di Kuningan dan Setiabudi, serta Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yang menjadi salah satu tujuan rekreasi selama libur Lebaran.

Manajer Humas LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan kemudahan konektivitas menjadi salah satu faktor yang mendorong penggunaan LRT selama periode libur.

“Integrasi antarmoda membuat perjalanan lebih praktis, terutama saat mobilitas meningkat seperti Lebaran,” kata dia, Selasa (24/3/2026).

Meski demikian, peningkatan jumlah penumpang belum merata di seluruh stasiun. Beberapa titik masih menunjukkan volume yang lebih rendah, mencerminkan perbedaan pola perjalanan pengguna.

Secara keseluruhan, tren ini menunjukkan peran LRT Jabodebek mulai menguat sebagai salah satu pilihan transportasi publik di kawasan perkotaan, khususnya saat periode dengan mobilitas tinggi seperti libur Lebaran.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya