Dalam tiga dimensi kehidupan itu, kini tersedia gambaran (i’tibar) untuk dipelajari oleh mereka yang berwawasan dan kritis melihatnya.
“Pesan ‘fa’tabiruu ya ulil albab’, supaya kita mendapati kembali iktiar menuju perabadan manusia yang mulia. Supaya ‘itqun min an-nar; terbebas dari dorongan menuju kerusakan dan keburukan membangun peradaban,” ujarnya.
Saat ini kata dia, Dunia semakin tegang, dampak dari perang ilegal yang dipicu zionis Israel-AS terhadap kedaulatan Iran.
“Hal itu turut meningkatkan ketegangan hubungan antar negara, bangsa, kawasan, peradaban dan komunitas,”pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )