Sementara itu, Perumda Pasar Jaya buka suara terkait ramainya timbunan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. Pihaknya memastikan akan mempercepat penanganan agar aktivitas pasar kembali normal.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan aktivitas pasar berjalan lancar sekaligus menjaga kenyamanan pedagang, pengunjung, dan warga sekitar.
Manajer Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, menyampaikan bahwa pihaknya terus mempercepat proses pengangkutan sampah dengan melibatkan berbagai pihak. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Kami terus berkoordinasi intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya,” kata Topik, dikutip Minggu (29/3/2026).
Volume timbunan sampah diperkirakan mencapai sekitar 6.970 ton atau setara dengan 410 truk tronton. Kondisi ini, kata dia, dipicu kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan sejak 9 Maret 2026.
(Awaludin)