Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Selasa mengutuk serangan tersebut “dengan sekeras-kerasnya,” menambahkan bahwa serangan itu mencerminkan memburuknya lingkungan keamanan di kawasan tersebut. Disebutkan bahwa operasi militer Israel yang sedang berlangsung telah menempatkan pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon dalam risiko besar.
Sesuai keputusan Dewan Keamanan, UNIFIL akan menghentikan operasinya pada akhir tahun 2026 dan menarik diri pada 2027. Hingga Maret, UNIFIL memiliki 7.505 pasukan penjaga perdamaian dari 47 negara.
(Rahman Asmardika)