"Dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara), ditemukan benda berupa belahan bambu yang diduga digunakan untuk menganiaya korban, terutama pada bagian kepala," ungkap Kasi Humas Polres Purwakarta AKP Enjang Sukandi.
AKP Enjang menyebut, korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya sudah tidak tertolong. Hingga Sabtu malam sekitar pukul 21.30 WIB, jenazah korban masih berada di RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk penanganan visum guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Peristiwa memilukan ini pun viral di media sosial dan mendapat sorotan tajam dari pengguna media sosial. Sejumlah netizen yang menyaksikan video saat peristiwa kejadian mengutuk keras para preman kampung itu dan mendesak polisi segera menangkapnya.
(Arief Setyadi )