Banjir Besar Landa Arab Saudi, Paksa Sekolah Ditutup dan Beralih Kelas Daring

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 13 April 2026 10:05 WIB
Banjir besar melanda sebagian wilayah Arab Saudi. (Foto: Al Jazeera)
Share :

JAKARTA - Arab Saudi telah memerintahkan penutupan sekolah-sekolah setelah banjir besar melanda sebagian wilayah Kerajaan. Banjir menggenangi jalan-jalan setelah hujan deras mengguyur wilayah sekitar Riyadh dan Kegubernuran Al Ahsa.

Dinas Pendidikan di Provinsi Timur, Al Baha, dan Asir mengumumkan langkah tersebut, dengan sekolah-sekolah beralih ke kelas daring melalui platform “Madrasati”. Di Provinsi Timur, kehadiran tatap muka dihentikan di Dammam dan beberapa provinsi termasuk Khobar, Qatif, Jubail, Ras Tanura, Abqaiq, dan Al Ahsa.

Pihak berwenang di Al Baha juga menangguhkan kelas tatap muka di sektor-sektor pusat dan daerah-daerah seperti Bani Hassan, Baljurashi, dan Al Mandaq, dengan alasan kekhawatiran akan keselamatan.

Di Asir, penangguhan tersebut mencakup sekolah-sekolah di daerah yang berada di bawah peringatan cuaca merah, termasuk Abha, Khamis Mushait, Ahad Rafidah, Sarat Abidah, Al Namas, Dhahran Al Janoub, Tanomah, Balqarn, Al Harjah, Al Raboah, dan Al Farsha.

Beberapa universitas mengikuti langkah tersebut, termasuk Universitas Al Baha, Universitas Ilmu Kesehatan Raja Saud bin Abdulaziz, dan Universitas Raja Khalid, yang semuanya memindahkan kelas ke daring untuk mahasiswa dan staf.

 

Pusat Meteorologi Nasional mengatakan hujan lebat yang melanda Riyadh hingga Minggu pagi, dengan intensitas yang berangsur-angsur berkurang. Prakiraan sebelumnya menunjukkan bahwa curah hujan sedang hingga lebat dapat melanda sebagian besar wilayah Kerajaan mulai Jumat (10/4/2026) hingga Selasa (14/4/2026), demikian dilansir Gulf News.

Daerah yang terdampak meliputi Asir, Jazan, Najran, Al Baha, Makkah, Riyadh, Provinsi Timur, Qassim, dan Perbatasan Utara. Pihak berwenang memperingatkan bahwa beberapa daerah dapat mengalami banjir bandang, hujan es, dan angin kencang, dengan jarak pandang berkurang karena debu.

Dinas Pertahanan Sipil mendesak warga untuk tetap waspada, mengikuti instruksi keselamatan resmi, dan menghindari lembah serta daerah rawan banjir. Mereka juga memperingatkan agar tidak berenang di lokasi tersebut selama kondisi cuaca yang tidak stabil.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya