JAKARTA - Paus Leo XIV pada Senin (13/4/2026) menanggapi kritik dan kecaman yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap dirinya. Berbicara kepada wartawan selama perjalanan di Aljazair, Paus Leo mengatakan bahwa ia "tidak takut" pada Gedung Putih.
"Saya tidak takut pada pemerintahan Trump, maupun berbicara lantang tentang pesan Injil," kata Paus pada Senin, saat memulai kunjungan beberapa hari ke empat negara Afrika. "Itulah yang saya yakini. Saya dipanggil untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan gereja."
Pada Sabtu (11/4/2026), Paus Leo menyerukan diakhirinya konflik, tanpa secara eksplisit menyebutkan perang AS-Israel melawan Iran. "Cukup sudah perang," kata Leo saat doa perdamaian di Basilika Santo Petrus, Kota Vatikan.
Pemimpin umat Katolik itu juga menyatakan bahwa "khayalan kemahakuasaan" memicu perang AS-Israel di Iran, dan memohon kepada para pemimpin negara untuk mencapai kesepakatan perdamaian.
Pada Minggu (12/4/2026) malam, Trump mengunggah di media sosial, menyebut Paus "LEMAH terhadap Kejahatan, dan buruk untuk Kebijakan Luar Negeri."