“Saya yakin, dengan meneladani dan menjalankan 5 wasiat Mbah Ali Maksum, kita bisa mengembalikan marwah, wibawa dan kebesaran NU,” ujar Gus Salam.
“5 wasiat Mbah Ali Maksum sangat mashur dikalangan NU. Dan kelima wasiat itu mencerminkan dan menggambar ruhul alma’had (jiwa pesantren), ruhul jihad (jiwa berjuang) dan ruhul Khidmah (jiwa mengabdi dan melayani) untuk kemashlahatan umat,” tandasnya.
Perkenalan gagasan Gus Salam dan dialog diakhiri oleh respon penutup dari Rais PWNU DIY, KH. Mas’ud Masduki.
Dia menyimpulkan, ketegangan-ketegangan didalam NU segera diakhiri, sebaliknya saling berangkulan untuk kebaikan NU melalui khidmah secara konsisten disertai keikhlasan.
“Kita di NU sudah lama berkonflik, kemudian terjadi ishlah. Kini, saatnya bersalam-salaman,” pungkas Kiai Mas’ud disambut senyum-tawa hadirin.
(Fahmi Firdaus )