Blokade Berlanjut, AS Akan Buru Kapal-Kapal Terkait Iran di Seluruh Dunia

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 19 April 2026 10:51 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA – Amerika Serikat (AS) mengumumkan perluasan blokade Selat Hormuz dengan memerintahkan militernya untuk mengejar kapal-kapal yang terkait dengan Iran di seluruh dunia. Langkah ini diumumkan Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Dan Caine, sebelum Iran mengumumkan penutupan kembali lalu lintas di Selat Hormuz.

Washington mengumumkan akan menghentikan akses kapal ke pelabuhan Iran pada Senin (13/4/2026), setelah pembicaraan dengan perwakilan Teheran di Pakistan gagal. Iran menutup Selat Hormuz untuk Amerika dan sekutunya setelah serangan AS-Israel terhadap negara itu pada 28 Februari. Blokade AS terhadap jalur air utama tersebut, yang menyumbang sekitar 20% perdagangan minyak mentah dan LNG internasional, semakin meningkatkan tekanan pada ekonomi global, menyebabkan harga minyak dan gas meroket.

Pasukan AS di luar wilayah Teluk Persia juga akan "secara aktif mengejar kapal berbendera Iran atau kapal apa pun yang mencoba memberikan dukungan material kepada Iran," kata Caine kepada wartawan pada Jumat (17/4/2026).

Caine secara khusus menyoroti operasi di Pasifik, mengatakan bahwa AS akan mengejar kapal-kapal yang meninggalkan pelabuhan Iran sebelum blokade dimulai, menurut laporan AP.

Pada Kamis (16/4/2026), Angkatan Laut AS menyatakan dalam sebuah peringatan bahwa semua kapal yang terkait dengan Teheran, “terlepas dari lokasinya, dapat dikunjungi, dinaiki, digeledah, dan disita.”

Peringatan tersebut memberikan daftar barang selundupan yang akan disita, termasuk senjata, amunisi, bahan nuklir, produk minyak, besi, baja, dan aluminium.

Menurut Komando Pusat AS, total 14 kapal yang menuju Selat Hormuz telah berbalik arah sejak pengumuman blokade tersebut. Sejauh ini, belum ada kapal yang dinaiki.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya