Salah satu pengungkapan terbesar terjadi di wilayah Ogan Ilir dengan penyitaan lebih dari empat kilogram sabu, yang menjadi capaian signifikan dalam operasi tersebut.
Selain itu, Ditresnarkoba Polda Sumsel mencatat kinerja dominan dengan 17 laporan polisi, 30 tersangka, serta penyitaan sabu hampir tiga kilogram dan ratusan butir ekstasi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari implementasi program Presisi Polri.
“Ini bukan sekadar pengungkapan kasus, tetapi bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi karena perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
(Awaludin)