Menurutnya, penerapan sistem digital ini juga menjadi upaya untuk meminimalkan kesalahan distribusi serta meningkatkan transparansi layanan kepada jamaah.
Di sisi lain, kualitas makanan tetap menjadi prioritas utama. Konsumsi jamaah diproduksi dapur katering yang telah memenuhi standar, dan didistribusikan secara terjadwal ke hotel-hotel tempat jamaah menginap.
Dengan dukungan teknologi dan sistem pengawasan yang terintegrasi, layanan konsumsi di Madinah diharapkan berjalan lebih efektif, transparan, dan mampu mendukung kenyamanan jamaah dalam menjalankan ibadah.
(Arief Setyadi )