Sementara itu, sebanyak 12 gerbong KA Argo Bromo Anggrek telah berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke Stasiun Bekasi. Proses selanjutnya akan difokuskan pada penanganan lokomotif serta pencarian korban yang belum berhasil dikeluarkan.
Di sisi operasional, jalur hilir kereta api sudah mulai dibuka kembali. Namun, layanan Commuter Line masih belum bisa berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Untuk sementara, perjalanan KRL dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi.
Sebagai bentuk respons darurat, PT KAI juga telah membuka posko tanggap darurat di lokasi kejadian. Keluarga korban dapat memperoleh informasi melalui call center 121 atau langsung mendatangi posko tersebut.
Insiden ini meninggalkan duka sekaligus perhatian besar pada aspek keselamatan transportasi rel. Di tengah upaya evakuasi yang masih berlangsung, harapan tertuju pada keselamatan tiga korban yang hingga kini masih terperangkap di dalam rangkaian kereta.
(Awaludin)