Indonesia Peringkat Kedua Tahan Krisis Energi, DPR Soroti Transisi Bersih

Achmad Al Fiqri, Jurnalis
Kamis 30 April 2026 18:30 WIB
DPR RI (foto: Okezone)
Share :

Untuk itu, ia mengapresiasi kinerja Bahlil. Menurut Nurdin, kebijakan seperti B50 dan E20 merupakan langkah konkret untuk menekan ketergantungan impor energi, yang selama ini menjadi titik lemah banyak negara.

“Negara-negara maju justru terpukul karena terlalu bergantung pada impor. Indonesia sekarang menunjukkan arah berbeda—memanfaatkan sumber daya sendiri sebagai kekuatan utama,” katanya.

Lebih lanjut, Nurdin juga menilai langkah diversifikasi energi, seperti pengembangan dimethyl ether (DME) dan compressed natural gas (CNG) sebagai substitusi LPG impor, merupakan keputusan strategis di tengah ketidakpastian rantai pasok global.

Dalam laporan J.P. Morgan, ketahanan energi Indonesia ditopang oleh tingginya produksi batu bara domestik serta kapasitas sebagai eksportir utama batu bara termal dunia. Selain itu, Indonesia juga tercatat sebagai salah satu produsen gas alam penting secara global.

“Diharapkan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat terus diperkuat guna menjaga momentum positif tersebut di tengah dinamika energi global yang kian kompleks,” pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya