JAKARTA - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day digelar di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). Peringatan tahun ini berlangsung meriah.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perayaan kali ini dikemas dengan konsep pesta rakyat yang menghadirkan hiburan serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Peringatan Hari Buruh ini juga turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Sejumlah buruh yang hadir memberikan tanggapan beragam terhadap suasana May Day tahun ini. Salah satu buruh asal Cikarang, Febri, menilai perayaan terasa lebih meriah dibandingkan sebelumnya.
Namun, tidak semua merasakan hal sama. Buruh lainnya, Rina, mengaku kondisi di lapangan terasa lebih panas, baik dari segi cuaca maupun situasi. Sementara Wanda justru melihat sisi positif dari keramaian yang ada.
"Lebih panas," kata Rina.
“Kalau menurut aku emang lebih seru sih, lebih rame dari yang sebelumnya,” timpal Wanda.
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam perayaan ini turut mendapat perhatian dari para buruh. Febri menilai kehadiran kepala negara menjadi sinyal positif pemerintah memberi perhatian lebih kepada pekerja.
"Berarti Presiden tuh lebih menghargai kita sebagai buruh dan lebih support terus tidak memandang sebelah mata apa yang lain," sebutnya.