BMKG memprakirakan Monsun Australia akan menguat dalam beberapa hari ke depan, yang ditandai dengan pola angin zonal yang semakin didominasi oleh angin timuran di sebagian besar wilayah Indonesia.
“Kondisi ini berperan dalam membawa massa udara yang relatif kering dari wilayah Australia menuju Indonesia, sekaligus menjadi indikasi bahwa sejumlah daerah mulai beralih secara bertahap dari periode musim hujan menuju musim kemarau,” tulis BMKG dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (2/5/2026).
Lebih lanjut, BMKG menjelaskan bahwa pola peralihan musim ini terlihat dari perbedaan suhu udara yang cukup signifikan antara pagi dan siang hari. Pada pagi hingga siang, radiasi matahari yang intens menyebabkan proses konveksi yang tinggi, sehingga memicu hujan lokal pada sore hingga malam hari.
“Hujan yang terjadi biasanya tidak merata, dengan intensitas sedang hingga lebat dan durasi yang singkat, serta berpotensi disertai kilat dan angin kencang,” ungkap pihak BMKG.
(Rahman Asmardika)