Vivian menegaskan, bahwa Singapura akan selalu mengingat bantuan dan solidaritas yang diberikan Indonesia dalam operasi kemanusiaan tersebut.
"Singapura menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Indonesia dan tim pencarian dan penyelamatan yang mengoordinasikan operasi sulit ini. Kami akan selalu mengingat tindakan persahabatan dan solidaritas ini," pungkasnya.
Perlu diketahui sebelumnya, Tim SAR resmi menutup operasi pencarian korban erupsi Gunung Dukono, Halmahera Utara, Maluku Utara. Operasi pencarian resmi ditutup setelah tiga jasad pendaki ditemukan.
"Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR erupsi Gunung Dukono secara resmi dinyatakan ditutup,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Minggu 11 Mei 2026.
Ketiga korban tewas ialah pendaki Indonesia bernama Enjel serta dua WN Singapura bernama Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27). Jasad Enjel ditemukan lebih dulu pada Sabtu 9 Mei 2026.
Setelah itu, tim SAR kembali melakukan pencarian pada Minggu (10/5). Lokasi pencarian difokuskan di area sekitar penemuan jasad Enjel.
(Awaludin)