Ayah korban segera mendatangi Mapolres Sikka untuk meminta klarifikasi. Namun, ketegangan sempat terjadi saat pertemuan dengan pihak kepolisian.
Ayah AHP tiba-tiba jatuh pingsan di area kantor polisi karena syok dan tekanan emosional yang tinggi. Ia pun harus dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak keluarga menyatakan tidak menerima perlakuan kasar tersebut dan resmi melaporkan oknum anggota itu ke Unit Propam Polres Sikka terkait pelanggaran etika, serta ke SPKT terkait penganiayaan anak di bawah umur.
(Fahmi Firdaus )