Soal Papua, Akademisi: Harus Berimbang agar Publik Tak Keliru

Arief Setyadi , Jurnalis
Kamis 14 Mei 2026 08:37 WIB
Warga Papua (Foto: Dok Okezone)
Share :

“Kalau ada fakta seperti soal pembangunan, ada persoalan di mana, cara menyelesaikannya bagaimana, stabilitas keamanan seperti apa. Sepanjang yang dilakukan itu bisa memberi kontribusi untuk kehidupan lebih bagus di Papua, wajib harus kita support,” tuturnya.

Kadri menekankan pentingnya mempertimbangkan aspek sosial dan etika dalam menyampaikan isu Papua ke ruang publik. Menurutnya, pendekatan yang digunakan perlu memperhatikan sensitivitas masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman ataupun melukai pihak tertentu.

“Persoalan cara memang tidak semua orang bisa menerima. Pertimbangan sosiologis perlu diperhatikan. Jangan sampai dengan niat baik kita menyampaikan sesuatu, tetapi justru menyakiti pihak lain. Itu tidak bagus,” katanya.

Pembangunan Papua saat ini, menurutnya, menjadi bagian dari agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia berharap pembangunan di Papua tidak hanya berorientasi pada pembentukan wilayah administratif baru, tetapi juga difokuskan pada pemberdayaan masyarakat asli Papua melalui peningkatan kesempatan, ruang partisipasi, dan dukungan agar mereka dapat berkembang dan menjadi bagian utama dalam proses pembangunan di daerahnya.

“Intinya, Papua harus diperhatikan. Memperhatikan Papua itu harus dengan memberdayakan masyarakatnya. Mereka harus diberi ruang dan diafirmasi. Tidak hanya membentuk provinsi dan kabupaten/kota baru, tetapi juga memberi peluang putra dan putri Papua untuk lebih maju dan berkembang,” ujarnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya