Masyarakat diminta tidak beraktivitas di daerah potensi bahaya dan mewaspadai ancaman awan panas guguran maupun lahar, terutama saat hujan turun di sekitar Merapi.
“Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya,” ujar Agus.
BPPTKG juga mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta terus memantau informasi resmi perkembangan aktivitas gunung tersebut melalui kanal informasi resmi BPPTKG.
(Arief Setyadi )