Lebanon dan Israel Perpanjang Gencatan Senjata Selama 45 Hari

Rahman Asmardika, Jurnalis
Sabtu 16 Mei 2026 13:27 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA - Gencatan senjata antara Israel dan Lebanon yang dimediasi Amerika Serikat (AS) telah diperpanjang selama 45 hari, demikian diumumkan juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott pada Jumat (15/5/2026).

Pigott mengatakan kedua pihak telah sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata yang dicapai pada 16 April setelah "pembicaraan yang sangat produktif". Ia menambahkan bahwa Pentagon akan mengadakan diskusi dengan delegasi militer pada 29 Mei, sementara Departemen Luar Negeri akan mengadakan pertemuan lain yang berfokus pada masalah politik pada 2-3 Juni.

"Kami berharap diskusi ini akan memajukan perdamaian abadi antara kedua negara, pengakuan penuh atas kedaulatan dan integritas teritorial masing-masing, dan pembentukan keamanan sejati di sepanjang perbatasan bersama mereka," kata Pigott, sebagaimana dilansir RT.

Pengumuman itu disampaikan setelah serangan udara negara zionis di Lebanon menewaskan setidaknya enam orang, termasuk tiga paramedis, dan melukai 22 lainnya, menurut pejabat setempat.

Serangan tersebut telah merenggut nyawa hampir 3.000 orang di Lebanon sejak Maret, ketika zionis Israel melanjutkan operasi melawan Hizbullah, yang telah menembakkan roket ke Israel untuk mendukung Iran.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya