Palestina Serukan Dunia Akui Nakba Sebagai Pembersihan Etnis yang Masih Berlangsung

Rahman Asmardika, Jurnalis
Sabtu 16 Mei 2026 17:05 WIB
Ilustrasi.
Share :

Kementerian tersebut menekankan bahwa tugas komunitas internasional “tidak terbatas pada mendukung perjuangan Palestina tetapi meluas hingga melindungi rakyat Palestina dan mencegah terulangnya kejahatan mengerikan tersebut.”

Warga Palestina Memperingati Hari Nakba

Pada Jumat, 15 Mei, warga Palestina memperingati 78 tahun terjadinya Nakba. Setiap tahun, warga Palestina memperingati hari tersebut dengan pawai, pameran, dan acara publik di wilayah Palestina dan di seluruh dunia untuk menegaskan hak-hak mereka, terutama hak untuk kembali bagi jutaan pengungsi.

Acara tahun ini diadakan dengan slogan “Kami tidak akan pergi. Akar kami lebih dalam daripada kehancuran Anda,” dengan pawai, demonstrasi, dan pertemuan publik di Tepi Barat yang diduduki, Gaza, kamp pengungsi, dan komunitas diaspora.

Di Ramallah, warga Palestina mengadakan pawai dan demonstrasi publik besar-besaran dengan partisipasi luas dari pejabat dan masyarakat, mengibarkan bendera Palestina, spanduk hitam, dan kunci simbolis untuk kembali. Acara serupa juga diadakan di kamp-kamp pengungsi Palestina di negara-negara Arab dan asing, di mana para peserta membawa tanda-tanda yang bertuliskan nama-nama desa dan kota Palestina yang dikosongkan pada tahun 1948, menegaskan kembali hak untuk kembali dan menolak pengusiran.

Peringatan Nakba tahun ini bertepatan dengan berlanjutnya genosida di Gaza oleh Israel sejak tahun 2023 melalui pemboman mematikan dan pembatasan bantuan kemanusiaan, meskipun ada perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober 2025.

Kebrutalan Israel

Seadtanya sejak Oktober 2023, serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 172.000 lainnya, serta menyebabkan kerusakan besar pada rumah, infrastruktur, dan fasilitas vital, di samping krisis kemanusiaan parah yang disebabkan oleh kondisi pengepungan dan kekurangan makanan, air, dan obat-obatan.

Pada saat yang sama, Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, telah menyaksikan peningkatan serangan militer Israel, penangkapan, penutupan jalan, serangan penjajah, dan perluasan pemukiman ilegal.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya