Peningkatan kekerasan di Tepi Barat yang diduduki sejak Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 1.155 warga Palestina, melukai sekitar 11.750 lainnya, dan menyebabkan penangkapan hampir 22.000 orang, menurut angka resmi Palestina. Kekerasan pemukim ilegal Israel juga meningkat, termasuk serangan terhadap desa-desa, pembakaran, pencabutan pohon, dan pencegahan petani untuk mencapai lahan mereka yang berada di bawah perlindungan militer Israel, menurut laporan resmi Palestina.
Para pejabat Palestina mengatakan bahwa kebijakan-kebijakan tersebut merupakan bagian dari "eskalasi sistematis" yang bertujuan untuk memaksakan realitas baru di lapangan dan melemahkan kemungkinan pembentukan negara Palestina yang merdeka.
(Rahman Asmardika)