Serangan Israel di Gaza Tewaskan 7 Warga Palestina pada Hari Nakba

Rahman Asmardika, Jurnalis
Sabtu 16 Mei 2026 19:41 WIB
Ilustrasi serangan Israel di Gaza.
Share :

GAZA – Serangan Israel pada Jumat (15/5/2026) menewaskan setidaknya tujuh orang dan melukai lebih dari 50 orang di Jalur Gaza. Rezim Zionis mengklaim serangan tersebut menargetkan komandan militer tertinggi Hamas, Izz al-Din al-Haddad, dan merupakan serangan pertama terhadap pejabat senior kelompok pejuang Palestina itu sejak gencatan senjata pada Oktober.

Serangan tersebut dilancarkan di saat Palestina memperingati 78 tahun peristiwa Nakba atau Bencana, yang menggambarkan pengusiran 957.000 warga Palestina dari tanah mereka oleh Israel pada 1948.

Kedua pihak tidak mengonfirmasi apakah Izz al-Din al-Haddad tewas atau terluka dalam serangan itu. Layanan darurat Gaza mengatakan bahwa korban luka-luka telah dibawa ke Rumah Sakit Al-Shifa.

Dalam pernyataan bersama pada Jumat, Netanyahu dan Katz mengatakan al-Haddad termasuk di antara "arsitek" serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023 dan menuduhnya terlibat dalam penyanderaan yang diambil selama serangan tersebut. Mereka juga menuduhnya menolak untuk menerapkan rencana yang dipromosikan oleh Presiden AS Donald Trump agar Hamas melucuti senjata dan Gaza didemiliterisasi.

Sejak fase pertama gencatan senjata diberlakukan tahun lalu, Israel terus melakukan serangan di Gaza, yang sebagian besar telah hancur lebur. Di bawah gencatan senjata, pasukan Israel mempertahankan kendali atas zona yang sebagian besar telah dikosongkan penduduknya, yang mencakup lebih dari setengah wilayah kantong tersebut, sementara Hamas tetap mengendalikan sisa jalur pantai. Kedua pihak saling menuduh melanggar gencatan senjata, dan pembicaraan tentang memajukan rencana pasca-perang Trump untuk Gaza tetap buntu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya