Gerakan Mengajar Desa Bangun Sekolah Pertama di Wilayah 3T

Tim Okezone, Jurnalis
Minggu 17 Mei 2026 17:52 WIB
Gerakan Mengajar Desa Bangun Sekolah (foto: dok ist)
Share :

Berdasarkan berbagai data nasional, kondisi infrastruktur pendidikan di Indonesia masih menjadi perhatian serius. Diperkirakan terdapat sekitar 1,18 juta ruang kelas di seluruh Indonesia, di mana lebih dari 50 persen masih dalam kondisi rusak ringan hingga berat. Hal ini menunjukkan bahwa upaya kolaboratif antara masyarakat, organisasi, dan pemerintah masih sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemerataan pendidikan.

Program ini juga melibatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk anggota legislatif daerah, khususnya dari komisi terkait, sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Selain itu, tim juga telah melakukan komunikasi dengan Bupati Timor Tengah Selatan guna mendorong perubahan status TRK menjadi Sekolah Dasar definitif agar masyarakat Desa Fatukusi segera memiliki sekolah dasar pertama di desa mereka. Sekolah tersebut diperkirakan selesai dalam 60 hari ke depan.

Pembangunan di Desa Fatukusi ini diinisiasi langsung oleh Gardian Muhammad bersama Virdian Aurellio, yang turut terlibat aktif dalam proses pelaksanaan di lapangan. 

Gardian Muhammad mengatakan, akses pendidikan merupakan hak dasar setiap anak, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil.

“Program ini bukan hanya tentang membangun ruang kelas, tetapi juga membuka harapan dan masa depan bagi anak-anak di Desa Fatukusi,” ujar Gardian, Minggu (17/5/2026).

Sementara itu, Virdian Aurellio menambahkan bahwa keterbatasan fasilitas sangat memengaruhi proses belajar mengajar di wilayah tersebut.

“Kami berharap pembangunan ini bisa menjadi langkah awal sekaligus mendorong perhatian lebih luas dari berbagai pihak terhadap pendidikan di daerah 3T,” katanya.

Ke depan, Gerakan Mengajar Desa berkomitmen memperluas jangkauan program serupa ke berbagai wilayah lain di Indonesia yang masih membutuhkan perhatian di sektor pendidikan, khususnya dalam penyediaan infrastruktur yang lebih layak, nyaman, dan manusiawi.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya