Pengemudi Mobil Ngamuk Usai Diklakson, Korban Dipukul hingga Diancam Ditembak di Cibubur

Riyan Rizki Roshali, Jurnalis
Senin 18 Mei 2026 15:44 WIB
Pengemudi ngamuk usai diklakson di Cibubur (Foto: Tangkapan layar media sosial)
Share :

JAKARTA - Pengemudi mobil menjadi korban penganiayaan di Jalan Alternatif Cibubur, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu 17 Mei 2026. Penganiayaan itu dilakukan pengemudi lain yang tak terima diklakson korban.

Aksi penganiayaan itu viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat korban beberapa mendapatkan pemukulan oleh terduga pelaku. Terdengar suara wanita yang histeris meminta tolong.

Selain itu, terdengar terduga pelaku melontarkan ancaman akan menembak korban.

Terpisah, Kapolsek Gunung Putri Kompol Robby Kartika Putri menjelaskan, korban menglakson pelaku lantaran kaget. Saat itu, pelaku tiba-tiba masuk ke Jalan Alternatif Cibubur usai keluar dari Jalan Masjid At Taqwa. 

“Pelapor pun spontan kaget dan pelapor membunyikan klakson panjang sebanyak satu kali, akan tetapi karena tidak terjadi hal apapun pelapor tetap melanjutkan perjalanan,” kata Robby, Senin (18/5/2026).

Saat korban melanjutkan perjalanan, pelaku memepetkan kendaraannya dan berhenti di depan mobil korban. “Kemudian pelapor melihat pelaku turun dari kendaraannya seorang diri dan langsung melakukan penganiayaan dan pengerusakan dengan cara pelaku memukul kepada pelapor,” ujarnya.

Pelaku memukul bibir korban sebanyak dua kali, memukul rahang kanan korban sebanyak dua kali. Selain itu, pelaku juga merusak mobil korban. Pelaku juga melakukan pengancaman akan menembak korban dan mengatakan ia membawa bayi. 

“Pelaku mengatakan kepada pelapor ‘gua tembak lu! Mau gua tembak?’ dan juga pelaku mengatakan juga ‘gua bawa bayi!’. Setelah terjadi hal tersebut dan tidak ingin terjadi hal yang lebih buruk pelapor pun melanjutkan perjalanan ke arah pulang,” katanya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya